Penangkapan DPO Pencuri Alat Sinyal Kereta Api oleh KAI Sumut dan Polsek Belawan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara bersama Unit Reskrim Polsek Belawan berhasil menangkap seorang pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pencurian alat operasional perkeretaapian. Pelaku yang bernama M. Iqbal alias Ucok, berusia 31 tahun dan berasal dari Kecamatan Medan Belawan, ditangkap saat melakukan pencurian tiang lampu milik Dinas Perhubungan di kilometer 22+00/100 petak jalan antara Stasiun Belawan dan Stasiun Ujung Baru pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 05.30 WIB.
Manager Humas KAI Divisi Regional I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pelaku merupakan DPO pencurian kabel sinyal langsir L10 dan kabel axle counter ZP 10A yang terjadi di emplasemen Stasiun Belawan beberapa waktu lalu. Sebelum penangkapan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi di lapangan, termasuk pengepul barang rongsokan, yang mengarah kepada pelaku. Proses penangkapan memerlukan waktu karena diduga pelaku sering berpindah tempat.
As’ad menegaskan bahwa kejahatan terhadap aset negara seperti ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. Kabel sinyal dan axle counter memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan dan kelancaran operasional kereta api. Pencurian tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material bagi KAI Divre I Sumut yang mencapai puluhan juta rupiah, tetapi juga berpotensi mengganggu operasional dan keselamatan perjalanan kereta api.
Setelah penangkapan, pelaku dibawa ke Polsek Belawan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus. KAI Divre I Sumut menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan aset negara serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dengan memberikan informasi atau melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta api.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan aset perkeretaapian demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kerja sama ini sangat penting dalam mendukung operasional kereta api yang andal dan selamat,” tutup As’ad.




