Penemuan Mayat Bocah di Indragiri Hulu, Diduga Korban Pembunuhan
Sumber Foto: cakapriau.com
Sinyal Peristiwa

Penemuan Mayat Bocah di Indragiri Hulu, Diduga Korban Pembunuhan

INHU – Warga Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang bocah laki-laki bernama Benferi, berusia 14 tahun, dalam kondisi mengenaskan. Bagian tubuh korban ditemukan terpisah di areal kebun sawit PT. Panca Agrol Lestari (PAL), tepatnya di Divisi I Blok B16, Desa Penyaguan.

Korban dilaporkan hilang selama tiga hari sebelum ditemukan pada Senin, 30 Agustus 2021, sekitar pukul 09.00 WIB. Polisi menduga Benferi merupakan korban pembunuhan dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Benferi terakhir kali terlihat pada Jumat, 27 Agustus 2021, ketika ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi keluar rumah dengan alasan bermain game di lokasi yang memiliki jaringan internet. Sekitar pukul 11.00 WIB, Benferi sempat pulang untuk makan sebelum keluar lagi untuk bermain.

Ketika waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB dan korban belum juga pulang, orang tua Benferi mulai merasa khawatir. Ayahnya, yang baru pulang dari bekerja, bertanya kepada ibunya mengenai keberadaan Benferi. Setelah mengetahui bahwa anaknya pergi bermain, pencarian pun dilakukan. Namun, upaya pencarian yang berlangsung hingga Sabtu dan Minggu tidak membuahkan hasil.

Setelah tiga hari, pencarian dilanjutkan oleh karyawan PT. PAL yang menemukan bau menyengat di kebun sawit. Dalam pencarian tersebut, ditemukan kepala tanpa badan, dan tidak jauh dari lokasi itu, ditemukan pula bagian tubuh lainnya yang masih mengenakan pakaian yang sama dengan yang dikenakan Benferi saat terakhir kali terlihat.

Orang tua Benferi kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Batang Gansal untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain celana pendek hitam, baju kemeja motif kotak-kotak hijau, celana dalam berwarna abu-abu, dan sandal merah.

Kasus ini saat ini dalam penanganan pihak kepolisian yang berupaya mengungkap motif dan pelaku di balik peristiwa tragis ini.