Pengamatan Hilal untuk Penentuan Awal Puasa Ramadan 1447 Hijriah
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengamatan hilal, yang akan digunakan untuk menentukan awal Puasa Ramadan 1447 Hijriah. Pengamatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Februari di berbagai wilayah di Indonesia.
Deputi Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa BMKG berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam kegiatan ini. Tim yang diterjunkan akan dilengkapi dengan peralatan dan teknologi terkini untuk memastikan akurasi pengamatan hilal.
A. Fachri Radjab, Plh. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, menambahkan bahwa BMKG juga akan menyediakan data hisab hilal. Data ini berisi parameter hilal yang diperlukan oleh para pengamat di seluruh Indonesia.
“Informasi ini penting sebagai acuan dalam pengamatan hilal,” ujar Fachri dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Selasa (17/2).




