Pengawasan Stok dan Harga Sembako Jelang Ramadan di Pulau Sebatik
NUNUKAN - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan (DKUKMPP) melakukan pengawasan harga dan pemantauan stok kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci tersebut.
Pengawas Perdagangan DKUKMPP, Safaruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako). Pemantauan kali ini difokuskan di wilayah Sebatik.
Tindakan Antisipatif
Safaruddin menyatakan, "Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan."
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemantauan ini juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok sembako tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengawasan yang dilakukan berperan penting dalam melindungi daya beli masyarakat.
Harapan untuk Masyarakat
Dengan harga yang terkendali dan stok yang memadai, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Safaruddin menegaskan pentingnya tindakan ini untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga distribusi barang tetap lancar dan adil.
Kondisi Harga Sembako
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, kondisi harga sembako di wilayah Sebatik hingga saat ini terpantau relatif stabil. Tidak terdapat kenaikan harga yang signifikan, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar.




