Polisi di Klungkung mengungkapkan bahwa pelaku balap liar kini semakin canggih dalam menghindari penegakan hukum. Mereka menggunakan teknologi drone untuk memantau situasi di lapangan dan memanfaatkan media sosial untuk mengetahui keberadaan petugas kepolisian.
Dengan menggunakan drone, para pelaku dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai lokasi dan aktivitas petugas. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengatur waktu dan tempat balapan dengan lebih efektif, sehingga mengurangi kemungkinan tertangkap oleh pihak berwajib.
Selain itu, pelaku juga memantau akun media sosial Polres Klungkung. Informasi yang diperoleh dari platform tersebut digunakan untuk menghindari area yang dianggap rawan adanya razia atau operasi kepolisian.
Pihak kepolisian terus berupaya untuk menanggulangi fenomena ini dengan meningkatkan patroli dan melakukan pendekatan preventif. Mereka juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas balap liar yang dapat membahayakan keselamatan.