Peran Vital UMKM dalam Perekonomian dan Penyediaan Lapangan Kerja
RRI.CO.ID, Semarang – Ketua Umum Komunitas UMKM Perkumpulan Rakyat Semarang Kuliner (Rangkul), Suyatno, menegaskan UMKM memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi nasional sekaligus penyerap tenaga kerja terbesar. Hal ini sejalan dengan data Kementerian Koperasi dan UMKM yang mencatat jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit.
Menurut Suyatno, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga sangat signifikan, yakni sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun. Angka tersebut menunjukkan bahwa UMKM menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Ini angka yang cukup fantastis ya. Kontribusi UMKM bisa menyerap 97% dari total kenaikan kerja pajak,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Ia menambahkan, UMKM tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian, tetapi juga berperan besar dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat terus memberikan dukungan melalui pelatihan dan penyuluhan guna meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Hal senada disampaikan pelaku UMKM di Semarang, Dwi Putri Anggraini. Ia berharap pemerintah dapat lebih aktif memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada pelaku UMKM.
“Mulai dari sektor yang kecil sehingga sektor yang besar. Saya yakin UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi yang inklusif dan kokoh untuk Indonesia sendiri,” kata pemilik usaha Es Marem Bu Ning ini.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih luas, termasuk kemudahan akses dalam perizinan usaha. Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan terus menjadi penggerak utama ekonomi nasional.




