Perbandingan Harga dan Spesifikasi: bZ4X vs Urban Cruiser di Segmen EV
Bersamaan dengan kehadiran New Veloz HEV, Toyota juga mengumumkan harga dua kendaraan listrik terbarunya yakni bZ4X dan Urban Cruiser. Statusnya, bZ4X kini sudah dirakit di Indonesia, sedangkan Urban Cruiser masih berstatus CBU.
Lebih menariknya lagi, adalah soal harga. Toyota menawarkan dua BEV ini dengan rentang harga yang terbilang tipis yakni di Rp700 jutaan. Model bZ4X yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp1 miliar, kini ditawarkan Rp799 juta. Urban Cruiser beda Rp40 jutaan, ditawarkan dengan harga Rp759 juta.
Lantas apa beda kedua model ini? Bentuk nyaris serupa, dengan keunggulan tawaran EV murni. Toyota bahkan menyatukan brosur kedua model ini, kemungkinan memang untuk memudahkan calon konsumen membandingkan satu sama lain. Mari coba kita bahas.
Dimensi (dalam mm)
Panjang
Lebar
Tinggi
Wheelbase
Ground Clearence
bZ4X
4.690
1.860
1.650
2.850
201
Urban Cruiser
4.285
1.800
1.635
2700
180
Di atas kertas, meski nampak kompak, bZ4X hadir lebih besar dibandingkan Urban Cruiser. Panjang yang mencapai 4,6 meter serta tawaran wheelbase 2,8 meter, menjanjikan kelapangan interior pada produk EV murni tersebut.
Di sisi lain, Urban Cruiser yang merupakan hasil kolaborasi pengembangan bersama Suzuki e-Vitara memang di set sebagai kendaraan yang lebih kompak. Desainnya terhitung cukup urban dengan tawaran ground clearence hanya 180 mm.
Sedikit membicarakan tawaran desain. Kedua model ini sudah ditanamkan DNA desain BEV Toyota. Terdapat desain hammerhead pada fasia depan kedua model, kehadiran body cladding berwarna hitam menambah kesan tangguh dan modern.
Bahasan interior juga dilakukan di sini. Model bZ4X menawarkan kesan premium dengan pewarnaan hitam dan kehadiran ambient light. Bentuknya futuristik dengan kehadiran layar 14 inci dan meter cluter digital.
Urban Cruiser di sisi lain, punya ciri khas Suzuki. Bentuk dasbornya mengingatkan pada beberapa model Suzuki dengan pewarnaan two tone black brown, termasuk untuk jok. Beberapa highlight fitur interior antara lain wireless charger, ambient light 12 color, dan head unit 10,1 unit.
Performa
bZ4X
Urban Cruiser
Max power (kw)
165
128
Max Torque (Nm)
268.6
192,5
Voltage (V)
384,8
381,6
Capacity (kWh)
73,11
61,1
Driving Range (km)
up to 525
up to 426,7
Melihat data di atas kertas, bZ4X memang di set lebih dominan dibandingkan Urban Cruiser. Lewat kapasitas baterai 73,11 kWh, BEV ini bisa bergerak sejauh 525 km. Kedua model menawarkan gerak 2WD dengan tenaga sekitar 221 hp untuk bZ4X dan 171 hp untuk Urban Cruiser.
Menariknya, tidak ada informasi mengenai pengisian daya cepat pada kedua model. Toyota hanya menyertakan AC charging Max Output sebesar 22 kW untuk bZ4X dan 7 kw untuk Urban Cruiser. Namun menilik informasi pasar luar negeri, model bZ4X hadir dengan kemampuan DC fast charger 150kW yang dapat mengisi daya 0 ke 80 persen dalam waktu 30 menit. Model Urban Cruiser dapat mengisi daya cepat dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu 45 menit.
Fitur
Bagian ini dibahas cukup berat sebelah. Pasalnya, Urban Cruiser ternyata tidak membawa tawaran fitur Toyota Safety Sense (TSS) alias ADAS. TSS hanya ditawarkan pada bZ4X dengan fungsi seperti pre collision syste, dynamic radar cruise control, lane departure alert, lane tracing assist, adaptive high beam system. Hadir juga safe exit assist, parking support brake dan advance parking.
Untuk fitur yang dimiliki kedua model, terdapat vehicle stability control, stop hold function, parking camera, blind spot monitoring, dan rear cross traffic alert. Pada Urban Cruiser terdapat tambahan brake support system, lane keep assist, lane departure prevention, adaptive high beam system dan adaptive cruise control yang dimasukkan sebagai fitur active safety.
Pembeda lainnya adalah airbag. Model bZ4X ditawarkan sebanyak 8 titik sedangkan Urban cruiser sebanyak 7 titik. Kedua model juga sudah mendapatkan fitur telematika T Intouch melalui aplikasi mToyota. Fitur ini memiliki beberapa fungsi yang bisa diakses lewat telepon genggam seperti find my car, geofencing, guest driver alert, speed and idle alert dan time fencing. Khusus untuk bZ4X terdapat fitur remote immobilizer, in car wi-fi hotspot, stolen vehicle tracking, dan vehicle info.
Simpulan
Dengan selisih harga yang sangat tipis, hanya Rp40 juta, Toyota bZ4X rakitan lokal jelas menawarkan value for money yang jauh lebih superior di atas kertas dibandingkan Urban Cruiser. Tambahan biaya tersebut memberikan konsumen sebuah SUV dengan dimensi lebih lapang, performa lebih bertenaga, jarak tempuh lebih jauh, serta paket keselamatan TSS yang jauh lebih komprehensif. Kecuali konsumen memiliki preferensi mutlak terhadap dimensi bodi yang ringkas untuk mobilitas padat, bZ4X kini menjadi opsi paling rasional dan sulit ditolak untuk segmen EV di rentang harga Rp700 jutaan.
Penetapan harga di angka Rp700 jutaan ini juga menempatkan duo Toyota langsung di garis depan persaingan yang kini disesaki oleh pemain asal Tiongkok. Segmen ini tidak lagi kosong; konsumen kini disuguhi opsi beragam mulai dari BYD hingga merek pendatang baru lainnya yang menawarkan spesifikasi baterai besar dan fitur futuristik.
Strategi koreksi harga agresif dari Toyota ini menjadi sinyal perlawanan serius, menawarkan jaminan layanan purnajual (peace of mind) dan durabilitas khas pabrikan Jepang sebagai nilai tawar utama untuk membendung gempuran fitur berlimpah yang menjadi andalan rival-rival dari Negeri Tirai Bambu tersebut.




