Persiapan Masjid IKN untuk Ramadan 2026 dan Pemantauan Hilal
Sumber Foto: radarmedia.id
Pantau Radar

Persiapan Masjid IKN untuk Ramadan 2026 dan Pemantauan Hilal

NUSANTARA – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sejumlah program untuk menyambut bulan suci Ramadan 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu inisiatif tersebut adalah program bertajuk ‘Semesta Ramadan IKN’.

Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rohmad, menjelaskan bahwa program ini akan mencakup berbagai kegiatan, seperti buka puasa bersama, kajian Kultum, dan talkshow yang melibatkan Generasi Z dan ibu-ibu setiap akhir pekan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan syiar agama di IKN.

Dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1447 H/2026, Kemenag juga menggelar rangkaian kegiatan bertema ‘Joyful Ramadan’. Sebanyak 20 kegiatan telah direncanakan untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat, dari generasi milenial hingga seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

  • Program ‘Starling’ atau Salat Tarawih Keliling yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar instansi dengan berkeliling ke berbagai kementerian dan lembaga negara.
  • Pengiriman lebih dari 2.000 pendakwah ke daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) untuk memastikan pelayanan keagamaan dapat menjangkau semua masyarakat.

Kemenag berharap melalui 20 kegiatan ini, Ramadan 2026 dapat menjadi lebih produktif bagi seluruh masyarakat.

Sebagai bagian dari persiapan, pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan akan dilakukan pada Selasa, 17 Februari 2026, di 96 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu lokasi yang direncanakan untuk pemantauan adalah Masjid Negara di IKN.

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya akan melibatkan sejumlah ahli untuk melakukan observasi hilal di titik-titik yang dianggap strategis. "Kalau memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal," ujarnya.

Hasil pengamatan hilal tersebut nantinya akan dibahas dalam sidang isbat yang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, pada hari yang sama. Keputusan hasil sidang akan diumumkan secara resmi kepada publik melalui konferensi pers yang diselenggarakan oleh Kemenag.