Pertumbuhan UMKM Tumbang Talaken Melonjak Drastis, Ekonomi Masyarakat Meningkat

Kabid Kelembagaan, Pembinaan, dan Pengawasan Koperasi dan UMKM, Disnakertranskop UMKM Gumas, Redianto (kiri) didampingi Lurah Tumbang Talaken, Gusti Ray Novanda (Tengah) saat melakukan Kegiatan Pendataan dan Peninjauan Pelaku UMKM di kelurahan Tumbang Talaken, Jumat (6/2/2026). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bacaan Lainnya
Serbu..! DPKP Gumas Gelar Bazar GPM
Jabat Plt Sekwan, Yantrio Tegas Lanjutkan Kinerja Baik yang Sudah Dibangun Pendahulunya
Pemenuhan Bahan Pangan di Gumas, 80 Persen Masih Bergantung Pasokan Luar
Pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menunjukkan lonjakan yang luar biasa dalam lima tahun terakhir. Dari semula hanya 52 unit usaha pada tahun 2021, kini pada awal tahun 2026 jumlahnya melonjak drastis hingga mencapai 362 unit UMKM.
Capaian gemilang ini disampaikan Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disnakertranskop UMKM) Gumas melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan, Pembinaan, dan Pengawasan Koperasi dan UMKM, Redianto, Sabtu (7/2/2026).
Redi menyebutkan, pertumbuhan signifikan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari pendataan yang berkelanjutan, pemantauan intensif, serta pengawasan yang konsisten dari pihaknya.
“Sebagai OPD yang membidangi UMKM, kami tentu memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas perkembangan yang sangat menggembirakan ini. Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan masyarakat Tumbang Talaken semakin kuat,” ujar Redi.
Lebih lanjut, Redianto menjelaskan bahwa pesatnya pertumbuhan UMKM tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor strategis. Salah satunya akses jalan dari Palangka Raya menuju Kelurahan Tumbang Talaken yang sudah cukup baik, sehingga memudahkan mobilitas orang dan distribusi barang.
Selain itu, letak geografis Tumbang Talaken yang dikelilingi sejumlah perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit juga menjadi faktor pendorong utama. Beberapa perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut antara lain PT BMB, PT TPA, PT ALS, PT PMM, PT KHS, PT Plora Nusa Perdana, serta PBS lainnya. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut dengan jumlah karyawan yang besar turut meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga berdampak langsung pada kenaikan omzet UMKM lokal.
“Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat, UMKM tumbuh subur dan menjadi tulang punggung ekonomi kelurahan,” ungkap Redi.
Redi pun berharap, tren positif ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan, sehingga tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kelurahan Tumbang Talaken, tapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara luas di Kecamatan Manuhing.
“Harapan kami, peningkatan ini terus berkelanjutan dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat setempat,” cetusnya.
Hal senada juga dibenarkan Lurah Tumbang Talaken, Gusti Ray Novanda. Menurutnya, geliat UMKM di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir memang mengalami peningkatan yang sangat tajam, baik dari segi jumlah pelaku usaha maupun aktivitas ekonomi masyarakat. (Nov/Aw)


Sebarkan
Navigasi pos
Pos sebelumnya Penemuan Mayat Di DAS Seruyan , Jenazah Berhasil Diindentifikasi Dan Dimakamkan
Pos berikutnya Anggota DPRD Apresiasi Pelantikan TP PKK, GOW, Bunda PAUD dan Dekranasda
Pos terkait
Serbu..! DPKP Gumas Gelar Bazar GPM
Jabat Plt Sekwan, Yantrio Tegas Lanjutkan Kinerja Baik yang Sudah Dibangun Pendahulunya
Pemenuhan Bahan Pangan di Gumas, 80 Persen Masih Bergantung Pasokan Luar




