Rutan Bangil Gelar Tes HIV untuk Warga Binaan
BANGIL, Radar Bromo - Rutan Kelas IIB Bangil memberikan perhatian serius terhadap kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan menggelar program Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) atau skrining HIV. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan seluruh warga binaan terpantau dengan baik.
Dalam program ini, sebanyak 12 puskesmas di sekitar rumah tahanan dilibatkan untuk mempercepat proses pemeriksaan. Seluruh warga binaan diberikan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Komitmen Terhadap Kesehatan Warga Binaan
Robi Setiawan Tridesia, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Bangil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan kesehatan rutin yang dilakukan untuk memastikan semua warga binaan mendapatkan hak kesehatan yang sama. “Kami ingin memastikan semua warga binaan mendapat hak kesehatan yang sama. Tidak ada yang dikecualikan,” ujarnya.
Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan
Menurut dr. Ervinda dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, penyelenggaraan program VCT tidak hanya berfokus pada pemeriksaan HIV. Setelah tes, warga binaan juga mendapatkan konseling singkat mengenai hasil tes yang mereka jalani. Edukasi ini penting agar mereka memahami kondisi kesehatan mereka serta langkah-langkah pencegahan jika ada risiko.
“Selain tes, kami juga memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih, menjaga kesehatan, dan bahaya penyakit menular. Jadi sifatnya komprehensif, tidak hanya pemeriksaan,” tambah dr. Ervinda.
Prioritas Kesehatan di Lingkungan Pemasyarakatan
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan adalah prioritas utama bagi pihaknya. Program VCT diharapkan dapat menjadi upaya preventif sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.




