SMA Negeri 1 Bantarsari Gelar Seminar Keamanan Digital dan Web Developer untuk Tingkatkan Literasi Teknologi Siswa
Sumber Foto: Unikma.ac.id
Nasional

SMA Negeri 1 Bantarsari Gelar Seminar Keamanan Digital dan Web Developer untuk Tingkatkan Literasi Teknologi Siswa

Unikma.ac.id – Dalam upaya meningkatkan literasi digital sekaligus membekali siswa dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan, Mahasiswa KKN Universitas Komputama bersama SMA Negeri 1 Bantarsari menyelenggarakan Seminar Pelatihan Keamanan Digital dan Pelatihan Web Developer pada Kamis, 5 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 siswa yang berasal dari berbagai jenjang kelas, dengan fokus utama pada penguatan kesadaran keamanan siber serta pengenalan keterampilan dasar pengembangan web.

Seminar menghadirkan dua narasumber dari Universitas Komputama, yakni Ahmad Latif, M.Kom dan Muhtyas Yugi, M.Kom, yang dikenal aktif dalam bidang teknologi informasi, keamanan digital, dan pengembangan perangkat lunak.

Urgensi Keamanan Digital di Kalangan Pelajar

Sesi pertama dibawakan oleh Ahmad Latif, M.Kom, yang mengangkat tema Keamanan Digital dan Pencegahan Kejahatan Siber. Dalam pemaparannya, ia menyoroti meningkatnya ancaman siber yang menyasar pelajar, seperti phishing, peretasan akun media sosial, penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Ia menegaskan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok paling rentan karena tingginya aktivitas digital namun belum diimbangi literasi keamanan yang memadai.

“Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab ahli IT, tetapi tanggung jawab setiap pengguna internet, termasuk siswa,” jelasnya di hadapan peserta seminar.

Materi yang disampaikan meliputi:

Pengenalan jenis-jenis ancaman siber (phishing, malware, social engineering).

Cara mengenali tautan dan situs palsu.

Pentingnya password kuat dan autentikasi dua faktor.

Etika dan jejak digital di media sosial.

Pemaparan dilakukan secara interaktif dengan contoh kasus nyata yang dekat dengan kehidupan pelajar, sehingga mudah dipahami peserta.

Pelatihan Web Developer: Membuka Peluang Karier Digital

Sesi kedua dilanjutkan oleh Muhtyas Yugi, M.Kom, yang memberikan pelatihan dasar web developer. Ia memperkenalkan konsep pengembangan web sebagai salah satu keterampilan digital yang memiliki prospek karier luas di era ekonomi berbasis teknologi.

Materi yang disampaikan meliputi:

Pengenalan struktur dasar website.

Dasar bahasa pemrograman web seperti HTML dan CSS.

Konsep tampilan (front-end) dan sistem (back-end).

Peluang kerja dan bisnis di bidang web development.

Dalam sesi praktik sederhana, siswa diperlihatkan bagaimana halaman web dibuat dari nol hingga dapat ditampilkan di browser. Demonstrasi ini memicu antusiasme peserta karena mereka dapat melihat langsung proses pembuatan website.

Antusiasme Peserta dan Suasana Seminar

Kegiatan berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari sekitar 150 siswa yang hadir. Banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar:

Cara memulai belajar coding dari nol.

Prospek gaji dan karier web developer.

Risiko keamanan akun game dan media sosial.

Perbedaan kuliah IT dan belajar mandiri.

Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat siswa terhadap bidang teknologi sekaligus kesadaran akan pentingnya keamanan digital.

Sinergi Kampus dan Sekolah

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi Universitas Komputama dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang literasi teknologi pendidikan menengah. Melalui seminar dan pelatihan ini, diharapkan siswa memperoleh gambaran nyata mengenai:

Pentingnya keamanan dalam beraktivitas digital.

Peluang karier di bidang teknologi informasi.

Keterampilan yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Pihak SMA Negeri 1 Bantarsari menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut.

Seminar Pelatihan Keamanan Digital dan Web Developer di SMA Negeri 1 Bantarsari tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui pemaparan edukatif dari Ahmad Latif, M.Kom dan Muhtyas Yugi, M.Kom, siswa didorong untuk menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga sadar akan keamanan dan etika digital.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era transformasi digital.