SMP Negeri 248 Jakarta Luncurkan Kebun Hidroponik untuk Ketahanan Pangan
Jakarta, [30/09/2025 -- Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, SMP Negeri 248 Jakarta menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan budaya menanam melalui program " Urban Sustainability Edu". Program inovatif ini mengubah sudut-sudut sekolah yang sebelumnya tak terpakai menjadi instalasi kebun hidroponik yang produktif, sekaligus menjadi sarana edukasi praktis bagi seluruh warga sekolah.
Inisiatif ini lahir dari kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan di lingkungan mikro sekolah dan urgensi praktik pertanian berkelanjutan (urban sustainability). Dengan memanfaatkan sistem hidroponik, yang dikenal efisien dalam penggunaan air dan tidak memerlukan media tanah, sekolah berhasil menanam berbagai jenis sayuran segar seperti selada, sawi, dan kangkung.
"Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk berproduksi. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa makanan tidak hanya berasal dari pasar, melainkan dapat diproduksi sendiri dengan teknologi ramah lingkungan.
Program "Urban Sustainability Edu" tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses edukasi. Para siswa dari berbagai tingkatan terlibat aktif, mulai dari penyemaian benih, meracik nutrisi air, mengontrol pH, hingga proses panen.
Anggota Generasi Hijau Kelas 7 mengaku mendapatkan pengalaman berharga. "Awalnya saya kira bertani itu harus kotor-kotoran di lumpur. Tapi dengan hidroponik, ternyata kami bisa menanam sayuran yang sehat dan bersih, bahkan bisa kami bawa pulang untuk dimasak. Ini menumbuhkan budaya menanam dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah," katanya.
Program "Urban Sustainability Edu" ini merupakan langkah kecil namun signifikan menuju terciptanya komunitas sekolah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mandiri, peduli terhadap lingkungan, dan sadar akan pentingnya pangan yang sehat. Inilah wajah generasi baru urban farmer di Indonesia.




