Strategi Menata Interior Rumah Kecil Agar Nyaman dan Fungsional
Sumber Foto: Hypeabis
Lifestyle

Strategi Menata Interior Rumah Kecil Agar Nyaman dan Fungsional

Saat ini banyak perumahan hadir dengan luas bangunan yang terbatas. Hal ini tidak terlepas dari krisis lahan hingga makin tingginya harga properti terutama di kawasan perkotaan. Namun, punya rumah kecil bukan berarti tidak bisa menciptakan kenyamanan maksimal dalam hunian.

Rumah kecil bisa tetap nyaman, rapi, dan memikat bila interior huniannya diatur dan ditata dengan tepat. Tak dipungkiri, menata interior pada rumah kecil memiliki tantangan tersendiri. Perlu strategi yang tepat agar semua kebutuhan para penghuni rumah bisa terpenuhi, dengan elemen-elemen interior yang fungsional.

Baca juga: 8 Tips Menata Interior Rumah yang Ramah Anak

Kepada Hypeabis.id, Desainer Interior Eko Priharseno membagikan beberapa tips menata interior untuk rumah kecil seperti berikut ini.

1. Gunakan Furnitur Modular

Eko mengatakan hal pertama yang bisa diterapkan ialah penggunaan furnitur modular, jenis furnitur yang terdiri dari unit-unit atau modul terpisah yang dapat disusun, dibongkar, dan diatur ulang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Konsep desain ini menawarkan fleksibilitas tinggi, memungkinkan pengguna untuk menciptakan berbagai konfigurasi sesuai dengan ruang yang tersedia dan preferensi pribadi.

Misalnya, modular sofa yang dapat dipisahkan menjadi kursi individual atau digabungkan menjadi satu unit besar, memberikan fleksibilitas dalam penataan ruang. Lalu lemari modular yang dapat dipasang di dinding atau berdiri sendiri, memberikan pilihan yang luas dalam penggunaan ruang. Atau, meja modular yang dirancang untuk penggunaan berbagai fungsi, seperti meja kerja, meja makan, atau bahkan meja taman.

"Bayangin kalau kita pilih bukan modular, misalnya belinya beda-beda merek, material, dan warna, kan jadi berantakan. Tidak terdesain dengan baik, tidak terencana secara interior," katanya kepada Hypeabis.id, baru-baru ini.

Ilustrasi interior apartemen. (Sumber gambar: Lisa Anna/Unsplash)

Eko menilai penerapan furnitur modular bukan hanya memaksimalkan fungsinya yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan di rumah hanya dengan satu desain, tetapi juga membuat suasana hunian tercipta selaras dan harmoni sehingga meminimalisir tampilan yang berantakan dan semakin membuat rumah tampak sempit.

"Rumah kecil kadang-kadang bisa lebih estet dan punchy, kalau kita tahu cara menatanya," ucapnya.

2. Fokus pada Elemen Interior Esensial

Penataan desain interior pada rumah kecil juga harus dilakukan secara esensial. Eko menuturkan penataannya tidak bisa mengikuti rumah dengan ukuran yang lebih luas. Misalnya, penggunaan sofa tidak melulu harus dengan coffee table, tapi bisa memilih alternatif side table yang lebih kecil. Atau, memilih sofa bed yang bisa difungsikan sekaligus sebagai tempat tidur.

"Jadi esensial itu adalah pemilihan furnitur yang paling penting di rumah, jangan nambah-nambah lagi. Yang enggak penting seperti dekorasi itu lain hal gitu," katanya.

Eko menegaskan rumah kecil bukan berarti hanya bisa menggunakan furnitur yang kecil. Tapi bisa juga mengaplikasikan furnitur-furnitur yang besar namun dengan desain modular dan esensial, sehingga beberapa kebutuhan dapat terakomodir dalam satu desain. "Jadi berpikirnya itu enggak bisa kita berpikir seperti rumah biasa," terangnya.

Ilustrasi interior. (Sumber gambar: Lisa Anna/Unsplash)

3. Hindari Banyak Tema Desain

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah hindari untuk menghadirkan beberapa tema desain pada rumah yang kecil. Eko menyampaikan penting untuk membuat desain pada rumah yang kecil tetap terlihat simpel. Sebaliknya, jika terlalu banyak tema, akan mengaburkan aksentuasi ruang lantaran banyaknya konsep yang diusung pada hunian.

"Jadi jangan terlalu banyak warna, jangan terlalu banyak tema. Pojok sini dibuat tema ini, pojok sana dibuat tema itu, jadi membingungkan. Karena ruangan rumah kecil itu sudut pandang kita itu 360 derajat itu cepat banget, kita ngeliat tuh udah satu rumah kita tau," tuturnya.

Baca juga: Eksklusif Desainer Interior Ary Juwono: Sunyi di Media Sosial, Lantang dalam Berkarya

4. Jangan Beli Banyak Barang

Eko juga menyampaikan hal lain yang harus dihindari dalam menata interior rumah kecil ialah membeli terlalu banyak barang. Dia menerangkan tidak semua kebutuhan hanya bisa diakomodir oleh satu barang. Sebaliknya, pikirkan untuk membeli satu barang yang bisa mengakomodir beberapa kebutuhan sekaligus.

"Meja makan bisa digabung dengan meja dapur atau bahkan meja kerja, atau sofa cukup beli yang kecil lalu nanti sisanya untuk tamu-tamu bisa pakai karpet dengan bantal-bantal di bawahnya. Terus toilet juga enggak harus end-suite di kamar, tapi bisa juga dibuat semi-public dekat dengan living room," jelasnya.