Su Yiming Raih Emas di Ulang Tahun ke-22 di Olimpiade Musim Dingin 2026
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Garut
Olahraga

Su Yiming Raih Emas di Ulang Tahun ke-22 di Olimpiade Musim Dingin 2026

Radar News - PR Garut- Sorotan Olimpiade Musim Dingin 2026 tak hanya tertuju pada catatan waktu dan angka medali. Pada hari ke-12 pesta olahraga salju di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Kamis (19/2/2026), dunia disuguhkan dua kisah luar biasa dari atlet muda yang datang dari latar belakang berbeda, namun bertemu di satu titik yang sama, sejarah.

Lintasan salju Italia menjadi saksi momen tak terlupakan bagi Su Yiming. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-22, atlet snowboard asal Tiongkok itu tampil nyaris tanpa cela di nomor snowboard slopestyle putra. Setiap lompatan dan trik teknis dieksekusi dengan presisi tinggi, membuat para juri tak ragu mengganjarnya medali emas.

Emas tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga dorongan moral besar bagi kontingen Tiongkok yang perlahan memperbaiki posisi di klasemen sementara, kini merangkak ke urutan ke-12.

“Ini hadiah ulang tahun terbaik yang pernah saya terima. Saya hanya ingin membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” tutur Su dengan mata berbinar.

Brasil Pecah Telur di Negeri Salju

Jika kemenangan Su Yiming terasa emosional, kejutan terbesar justru datang dari lintasan Giant Slalom putra. Lucas Braathen, yang turun membawa bendera Brasil, sukses menumbangkan para unggulan dari Austria dan Swiss—dua raksasa tradisional olahraga ski.

Kemenangan Braathen langsung tercatat tebal dalam buku sejarah. Untuk pertama kalinya, negara tropis sekaligus wakil Amerika Latin meraih medali emas Olimpiade Musim Dingin. Pilihan Braathen membela Brasil, meski memiliki latar budaya campuran, seolah menjadi pesan keras bahwa bakat olahraga musim dingin tidak mengenal batas iklim maupun geografi.