Urban Escape Arena Padel Perkenalkan Fasilitas Modern dengan Atap UPVC di Surabaya
Radar News - PR JATIM - Lonjakan popularitas olahraga padel di Indonesia kini mulai diikuti dengan peningkatan kualitas infrastruktur. Di Surabaya, Urban Escape Arena Padel resmi menghadirkan fasilitas lapangan modern yang mengusung teknologi atap UPVC berstandar premium dari Mattaka. Langkah ini bukan sekadar peresmian arena baru, melainkan sinyal kuat bahwa industri olahraga rekreasi mulai memasuki fase profesionalisasi fasilitas.
Peresmian arena tersebut dihadiri langsung Founder Urban Escape Arena Padel, Ferry Siswadi, serta CEO UPVC Mattaka, Nickchorio. Momen ini juga ditandai dengan penyerahan sertifikat dukungan sebagai simbol kolaborasi strategis antara pelaku industri olahraga dan manufaktur material konstruksi nasional.
Berbeda dari pembangunan lapangan konvensional, Urban Escape Arena mengedepankan aspek kenyamanan termal dan keberlanjutan struktur bangunan. Ferry Siswadi menegaskan bahwa lonjakan jumlah komunitas padel di Surabaya menuntut fasilitas yang mampu digunakan sepanjang hari tanpa terkendala cuaca ekstrem.
“Kami melakukan evaluasi teknis secara menyeluruh. Tantangan utama di Surabaya adalah suhu panas dan intensitas hujan tinggi. Karena itu, pemilihan atap UPVC menjadi krusial untuk menjaga stabilitas suhu dan meredam kebisingan,” ujar Ferry.
Dalam proyek ini, arena menggunakan Atap UPVC Mattaka Double Layer DL 1000 dengan klaim garansi hingga 15 tahun. Material tersebut dirancang untuk memberikan insulasi panas maksimal sekaligus ketahanan terhadap korosi. Sementara untuk area dinding dan partisi, digunakan varian Single Layer SL Kuma 760 yang dinilai lebih efisien secara konstruksi dibandingkan tembok konvensional.
Jatim Fakta
Dari sisi inovasi, Mattaka mengandalkan teknologi Dual Tone—warna dua sisi yang telah dipatenkan di Indonesia. Inovasi ini diklaim mampu mengurangi tembus cahaya matahari secara optimal tanpa mengorbankan pencahayaan alami. Teknologi tersebut juga telah mendapat pengakuan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).




