Tindakan Tegas Diperlukan untuk Keamanan Penerbangan di Da Nang
Sumber Foto: Vietnam.vn
Nasional

Tindakan Tegas Diperlukan untuk Keamanan Penerbangan di Da Nang

Radar News - Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, dari September 2025 hingga Februari 2026, terjadi banyak insiden pesawat tanpa awak (UAV) yang memasuki area lepas landas, pendekatan, dan pendaratan pesawat di dekat Bandara Internasional Da Nang, memaksa banyak penerbangan untuk berputar-putar, menangguhkan operasi sementara, atau mengalihkan penerbangan ke bandara alternatif, menyebabkan gangguan operasional, kerugian ekonomi yang signifikan, dan menimbulkan potensi risiko tabrakan serta secara langsung mengancam keamanan dan keselamatan penerbangan.

Secara khusus, dari tanggal 17-22 Februari, tiga insiden yang melibatkan dugaan UAV di wilayah udara terlarang terjadi di Bandara Internasional Da Nang, yang secara langsung memengaruhi 54 penerbangan. Komando Militer Kota Da Nang juga mendeteksi seorang individu yang tinggal di distrik Hoa Khanh berulang kali menggunakan drone untuk memasuki wilayah udara terlarang di Bandara Internasional Da Nang selama liburan Tahun Baru Imlek baru-baru ini.

Keputusan Pemerintah Nomor 288/2025/ND-CP secara tegas melarang tindakan-tindakan berikut: menyelenggarakan penerbangan tanpa izin; terbang ke zona larangan terbang atau wilayah udara terbatas; dan tidak mematuhi kontrol dan pengawasan dari otoritas yang berwenang. Pelanggaran administratif di bidang ini dapat mengakibatkan denda sebesar 30-40 juta VND dan penyitaan peralatan dan kendaraan. Mengingat situasi yang mengkhawatirkan di Da Nang baru-baru ini, Kementerian Konstruksi telah mengeluarkan arahan mendesak yang meminta militer, polisi, dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah efektif guna memastikan keselamatan penerbangan.

Tindakan tegas terhadap pengoperasian UAV ilegal perlu diterapkan secara terus-menerus dan serentak, dengan koordinasi erat antar berbagai satuan fungsional, untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Keselamatan dan keamanan penerbangan harus diprioritaskan karena secara langsung berkaitan dengan nyawa manusia dan kerugian ekonomi yang signifikan.

Lebih serius lagi, pelanggaran ini dapat membahayakan keamanan nasional dan ketertiban sosial. Oleh karena itu, perlu untuk menangani pelanggaran secara tegas dan mempublikasikannya di media untuk mencegah dan menghalangi pelanggaran serupa, serta memulihkan ketertiban dalam pengelolaan dan penggunaan UAV secara tegas; menjaga keamanan wilayah udara, memastikan keselamatan mutlak untuk setiap penerbangan, dan berkontribusi dalam membangun negara yang aman, stabil, dan berkembang secara berkelanjutan.

Bandara merupakan proyek infrastruktur penting yang terkait erat dengan keamanan nasional. Penggunaan UAV, menerbangkan layang-layang, atau penggunaan laser/lampu berdaya tinggi di dekat area bandara dianggap berbahaya, mengancam keselamatan penerbangan, dan dilarang keras oleh hukum, yang berpotensi mengakibatkan sanksi berat. Warga di area tersebut perlu meningkatkan kesadaran dan mematuhi peraturan untuk memastikan keselamatan setiap penerbangan dan operasi penerbangan.