Maksimalkan Keindahan Rumah dengan Houseplant Maximalism
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Maksimalkan Keindahan Rumah dengan Houseplant Maximalism

Radar News - KOMPAS.com - Tanaman hias di dalam rumah selama ini kerap diposisikan sebagai pelengkap interior.

Namun, tren baru bernama houseplant maximalism justru menempatkan tanaman sebagai pusat perhatian. Gaya ini mengusung konsep taman indoor yang rimbun, berlapis, dan penuh karakter.

Houseplant maximalism mengandalkan kombinasi tanaman bertekstur unik, daun berukuran besar, tanaman menjuntai, atau bunga berwarna cerah, yang ditata secara sadar sebagai elemen dekorasi utama.

Apa itu houseplant maximalism?

“ Houseplant maximalism adalah tentang kelimpahan dan kepribadian,” kata Jo Lambell, pendiri Beards and Daisies, dikutip dari Livingetc.

Menurutnya, konsep ini tidak mengandalkan satu tanaman sebagai fokus, melainkan menyusun berbagai tanaman dengan tinggi, bentuk daun, dan tekstur berbeda agar ruangan terasa hidup dan imersif.

Jo menjelaskan, gaya ini serupa dengan maksimalisme dalam desain interior.

“Kuncinya adalah percaya diri. Kamu memadukan tanaman berdaun besar dengan tanaman menjuntai, lalu membiarkannya benar-benar "mengambil ruang" di dalam rumah,” ujar Jo.

Sementara itu, Christian Richard Andersen dari Bergs Potter menilai houseplant maximalism sebagai wujud paling maksimal dari kesan rimbun di dalam hunian.

“Di sini, tanaman hias memiliki peran yang sama pentingnya dengan karya seni atau elemen desain lain," ucap Christian.

"Setiap tanaman dipilih agar sesuai dengan interior, meskipun tumbuh berlapis dan padat,” lanjutnya.

Christian mengatakan, suasana yang tercipta di rumah justru tetap terasa santai dan menenangkan.

Tanaman digunakan untuk menghadirkan gerak, kedalaman, dan kehidupan, sehingga ruangan tampak seperti instalasi hidup yang tertata.

Tips menata rumah dengan banyak tanaman hias

Menurut para ahli, kunci houseplant maximalism terletak pada variasi. Perbedaan tinggi tanaman, bentuk daun, dan tekstur akan menciptakan dinamika visual yang kuat.

Meski terlihat padat, penataan tetap perlu dilakukan dengan pertimbangan agar ruangan tidak terasa semrawut.

Jo menyarankan memulai dari tanaman terbesar sebagai titik utama. Setelah itu, susun tanaman lain di sekelilingnya secara bertahap.