ATC Soekarno-Hatta: Komunikasi Utama Saat Radar Mati
Sumber Foto: detikNews
Radar Utama

ATC Soekarno-Hatta: Komunikasi Utama Saat Radar Mati

Home

Berita

Jabodetabek

Internasional

Hukum

detikX

Kolom

Blak blakan

Pro Kontra

Infografis

Foto

Video

Indeks

detikNews Berita

ATC Bandara Soekarno-Hatta: Radar Mati Tak Kiamat, yang Utama Komunikasi

- detikNews

Kamis, 20 Des 2012 17:42 WIB

Jakarta - Mati listrik dan mati radar beberapa kali di Bandara Soekarno-Hatta, termasuk terbakarnya Uninteruptible Power Supply (UPS) pada Minggu (16/12/2012) lalu, sebenarnya bukan kiamat bagi kegiatan pemanduan lalu lintas udara. Alat utama Air Traffic Control (ATC) adalah komunikasi.

"Mohon masyarakat ketahui, kalau radar mati itu tidak kiamat. Artinya, bayangan masyarakat seperti itu kan saat ini. Jadi kalau radar mati kami masih bisa bekerja menggunakan komunikasi yang ada. Alat utama seorang ATC adalah komunikasi. Kalau komunikasi normal, tidak perlu khawatir," demikian dijelaskan General Manager Air Traffic Service (ATS) Bandara Soekarno-Hatta, Budi Hendro.

Hal ini disampaikan Budi dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi memaparkan di Indonesia, hanya ada 10 bandara yang menggunakan radar, di antaranya Medan, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Yogya, Bali, Surabaya, Ujung Pandang dan Balikpapan.

"Lainnya tidak menggunakan radar. Mereka yang bekerja di ATC yang tidak menggunakan radar harus memiliki right instrument controller atau Senior ATC," jelas Budi.

Seperti diberitakan sebelumnya pada pukul 16.55 WIB, Minggu (16/12) radar Bandara Soekarno-Hatta mati yang mengakibatkan 64 jadwal penerbangan terganggu, karena penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta ditutup.

Penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dibuka kembali sekitar pukul 19.00 WIB setelah sistem radar kembali normal.

(nwk/nrl)

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

Sepakbola

Carrick: Semoga Jeda Panjang Bermanfaat untuk MU

detikInet

TKDN Produk AS Dihapus! Pixel Bisa Masuk RI, iPhone Rilis Lebih Cepat

Sepakbola

Carrick: Semoga Jeda Panjang Bermanfaat untuk MU

detikFood

Buka Puasa Minum Es Teh Bikin Gangguan Pencernaan? Ini Faktanya

detikTravel

Menjijikkan! Kondom, Tampon Sampai Celana Dalam 'Hiasi' Jembatan Brooklyn

detikNews

Ketua MKMK Dilaporkan ke MKMK soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

detikHealth

Australia Temukan Virus Campak 'Bawaan' dari Indonesia, Pakar Soroti Hal Ini

detikOto

Setengah Juta Orang Kunjungi IIMS 2026, Nilai Transaksi Tembus Rp 8,7 Triliun

part of

Connect With Us

Copyright @ 2026 detikcom.

All right reserved

Kategori

detikNews

detikEdukasi

detikFinance

detikInet

detikHot

detikSport

Sepakbola

detikOto

detikProperti

detikTravel

detikFood

detikHealth

Wolipop

detikX

20Detik

detikFoto

detikHikmah

detikPop

Layanan

berbuatbaik.id

Pasang Mata

Adsmart

detikEvent

Signature Awards

Trans Snow World

Trans Studio

Bingkai.id

Ziswafctarsa.id

Flying Over Indonesia

For Your Business

rekomendit

Community Connect

Informasi

Redaksi

Pedoman Media Siber

Karir

Kotak Pos

Media Partner

Info Iklan

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

CNN Indonesia

CNBC Indonesia

Haibunda

Insertlive

Beautynesia

Female Daily

CXO Media