DPRD Pasuruan Dorong Produk UMKM Sebagai Suguhan Resmi Tamu
Sumber Foto: tribunjatim-timur.com
Ekonomi

DPRD Pasuruan Dorong Produk UMKM Sebagai Suguhan Resmi Tamu

Ringkasan Berita:

DPRD Pasuruan mendorong produk UMKM jadi suguhan resmi tamu

Usulan disampaikan Wakil Ketua DPRD Pasuruan, M Zaini

Langkah dinilai sebagai dukungan nyata penguatan ekonomi UMKM

Suguhan UMKM dianggap efektif sebagai media promosi daerah

Produk UMKM Pasuruan dinilai siap bersaing dan dipasarkan lebih luas

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan M Zaini mendorong pemanfaatan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai suguhan resmi bagi tamu yang datang ke lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut Zaini, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi pelaku UMKM lokal, sekaligus upaya memberi ruang promosi bagi produk unggulan daerah.

“Tidak harus semuanya, tapi minimal ada produk UMKM yang hadir di meja tamu, baik di ruang pimpinan, komisi, maupun ruang kerja lainnya,” kata Zaini, Jumat (6/2/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk wacana.

Perlu aksi konkret agar produk UMKM benar-benar mendapat kesempatan masuk ke ruang-ruang formal pemerintahan.

“Sering kali kita hanya mengajak masyarakat membeli produk UMKM, tapi praktiknya belum terlihat. Padahal, langkah sederhana seperti menjadikannya suguhan tamu sudah sangat membantu,” ujarnya.

Selain berdampak pada perputaran ekonomi, Zaini menilai kebijakan tersebut juga bisa menjadi sarana promosi efektif.

Terlebih, DPRD kerap menerima kunjungan dari daerah lain.

“Kalau ada tamu dari luar daerah, lalu produk UMKM kita disuguhkan dan rasanya cocok, itu sama saja dengan promosi gratis. Secara tidak langsung, kita ikut meng-endorse produk lokal,” jelasnya.

Ia menambahkan, wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memastikan produk UMKM dikenal, diminati, dan memberikan keuntungan bagi pelakunya.

Zaini mencontohkan, belum lama ini ia menerima kunjungan pelaku UMKM yang membawa produk minuman jeruk nipis.

Selain rasanya dinilai layak, kemasannya juga sudah memenuhi standar pasar.

“Ini menunjukkan kualitas produk UMKM kita sudah bagus dan siap dipromosikan lebih luas. Tinggal bagaimana kita memberi ruang dan kesempatan,” pungkasnya.