Kunker Prabowo ke Inggris dan Swiss: Komitmen Investasi Rp 90 Triliun hingga Kerja Sama Konservasi 57 Taman Nasional
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelesaikan kunjungan kerja (kunker) luar negeri ke Inggris dan Swiss pada Sabtu (24/1/2026) pekan lalu.
Ada sejumlah oleh-oleh yang diboyong Kepala Negara dari hasil negosiasi dan diskusi dengan sejumlah pihak termasuk pemimpin negara di wilayah itu.
Oleh-oleh itu bermacam-macam, mulai dari komitmen investasi hingga keanggotaan dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Prabowo di Inggris
Di negara ini, Kepala Negara bertemu dengan Raja Charles III, Perdana Menteri (PM) Keir Starmer, Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy, hingga para pengusaha dan akademisi.
Dari sejumlah pertemuan itu, setidaknya terdapat tiga kesepakatan utama yang menjadi hasil signifikan kunjungan Presiden Prabowo.
Dari Lawatan Tiga Negara, Prabowo Kembali ke Tanah Air
Artikel Kompas.id
Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp 90 triliun.
Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim.
Ketiga, kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.
Pemulihan ekosistem 57 taman nasional
Sementara dengan Raja Charles III, mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyepakati komitmen kerja sama pemulihan ekosistem 57 taman nasional di Indonesia.
Kesepakatan ini terjalin usai Prabowo melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III di London, Inggris, pada Rabu (21/1/2026). Kerja sama tersebut mencakup dukungan terhadap upaya konservasi yang telah dan sedang berjalan di sejumlah kawasan strategis.
Salah satunya di Taman Nasional Way Kambas di Lampung, yang selama ini dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatera.
Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga dilakukan di kawasan Peusangan, Aceh.
Kawasan konservasi di Peusangan, Aceh, itu menggunakan tanah pribadi Presiden Prabowo yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan.
Total luas lahan di Aceh tersebut mencapai sekitar 90.000 hektar yang tersebar di beberapa lokasi.
Bangun 10 kampus terkemuka Inggris di RI
Presiden Prabowo juga bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, antara lain King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, University of Edinburgh, dan sejumlah universitas top lainnya.




