Pencarian KMP Tunu di Selat Bali Memasuki Hari Ketiga dengan Sinyal di Kedalaman 60 Meter
Sumber Foto: Radar Banyuwangi
Sinyal Peristiwa

Pencarian KMP Tunu di Selat Bali Memasuki Hari Ketiga dengan Sinyal di Kedalaman 60 Meter

Radar News - Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali memasuki hari ketiga, dengan tim gabungan dari Basarnas dan instansi terkait memperluas area pencarian tanpa menemukan korban hingga saat ini.

Awal Kejadian

Sejak tenggelamnya KMP Tunu, tim Basarnas telah melakukan pencarian hingga radius 25 Nautical Mile dari titik datum. Pencarian dilakukan melalui pemantauan udara menggunakan pesawat dan helikopter, serta di laut dengan bantuan KRI Teluk Ende, KRI Tongkol, KP Bima, KN SAR Permadi, KN SAR Arjuna, dan beberapa kapal lainnya.

Perkembangan

Deputi Bidang Operasi Basarnas Ribut Eko Suyanto mengungkapkan bahwa meskipun tidak ada penemuan korban, petugas telah mengamankan beberapa barang milik penumpang dan pelampung yang akan diidentifikasi. Untuk pencarian hari keempat, fokus akan dialihkan pada penemuan titik tenggelam kapal, yang diperkirakan berada pada 1,3 hingga 1,5 Nautical Mile dari Pelabuhan ASDP Ketapang. Deteksi terakhir menunjukkan adanya objek yang sesuai dengan spesifikasi kapal.

Kondisi Terakhir

Pencarian akan melibatkan tambahan alat dari KRI Pulau Fanildo dan helikopter Panther dari TNI AL, serta dua tim penyelam. Panglima Komando Armada II Laksda TNI I G.P. Alit Jaya menyatakan bahwa KRI Pulau Fanildo yang dilengkapi sonar scan dan magneto meter akan digunakan untuk memastikan lokasi kapal. Perwakilan dari PT Raputra Jaya sebagai pemilik KMP Tunu, Ulumidin, menyampaikan permohonan maaf dan komitmen untuk bertanggung jawab dalam proses pencarian dan santunan kepada keluarga korban.